Pemerintah Kabupaten Lamongan lamongankab.go.id
BAGIAN UMUM SETDA
berita

Mengisi Kuliah Tamu PBAK Institut Sabilillah, Bupati Yes Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

Rabu, 09 September 20265x dilihat
Foto: Mengisi Kuliah Tamu PBAK Institut Sabilillah, Bupati Yes Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menghadiri sekaligus mengisi kuliah tamu dalam pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Sabilillah Lamongan, Rabu (9/9), di Gedung Perkuliahan Institut Sabilillah Lamongan. Di hadapan mahasiswa baru, Bupati Yes mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton atas perubahan, tetapi mampu membaca perubahan, menciptakan nilai, serta mengambil bagian dalam menentukan arah pembangunan melalui ilmu, kreativitas, dan kolaborasi.

Menurut Bupati Yes, di tengah kemudahan teknologi dan pesatnya perkembangan AI, mahasiswa dituntut tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga berpikir kritis dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan nilai serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan dengan keterampilan yang diperoleh melalui perguruan tinggi, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan kreativitas dan inovasi dalam dunia kerja di era Indonesia emas 2045 mendatang.

“Karena itu kita tidak hanya cukup menunggu perubahan yang terjadi. Kita harus mampu membaca perubahan dan menciptakan nilai. Memahami apa yang sedang berubah, menggunakan ilmu untuk meresponsnya, dan memastikan apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat,” tutur Bupati Yes.

Untuk itu, Bupati Yes berpesan agar mahasiswa Institut Sabilillah membekali diri dengan empat nilai utama, yakni religiusitas, entrepreneuritas, mindset leadership, dan kemampuan menghasilkan impact.

Lebih lanjut, Bupati Yes menyampaikan bahwa mahasiswa Lamongan memiliki modal yang kuat untuk mengambil peran dalam pembangunan. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa dan dominasi penduduk usia produktif, Lamongan memiliki potensi bonus demografi yang besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan sumber daya manusia.
Potensi tersebut diperkuat dengan capaian IPM Lamongan 2025 yang mencapai 76,81, di atas rata-rata Jawa Timur, serta indeks daya saing daerah yang berada pada 3,81% dengan kategori tinggi. Modal tersebut, ditambah posisi Lamongan sebagai lumbung pangan nasional, menjadi ruang besar bagi generasi muda untuk menghadirkan inovasi dan menciptakan nilai tambah bagi daerah.

Karena itu, keberadaan Institut Sabilillah Lamongan diharapkan tidak hanya menjadi tempat mencetak lulusan secara akademik, tetapi juga menjadi riset partner, innovation partner, capacity builder, sekaligus impact creator bagi Kabupaten Lamongan, serta sebagai bagian dari ekosistem pembangunan sumber daya manusia Lamongan yang melahirkan gagasan, riset, inovasi, dan sumber daya manusia yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan daerah.

Bupati Yes juga berharap mahasiswa baru yang menjadi bagian dari angkatan perdana Institut Sabilillah dapat menjadi motor penggerak bagi perkembangan kampus ke depan. Tidak hanya membangun kapasitas diri, mahasiswa diharapkan mampu membangun jejaring, berkolaborasi, serta menciptakan karya yang memberikan dampak nyata.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamongan, Bupati Yes menyampaikan selamat dan sukses kepada Institut Sabilillah Lamongan. Beliau berharap keberadaan perguruan tinggi tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap pengembangan sumber daya manusia sekaligus menjadi pengungkit bagi kemajuan Kabupaten Lamongan.

Hari Jadi Lamongan ke-457
SP4N-LAPOR!LAPOR PAK YES!LAPOR WBSNomor Telepon Penting