Menyadari adanya tren peningkatan terhadap kebutuhan migas termasuk di lapisan masyarakat, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Sosialisasi Rencana Expose Kegiatan Survei Seismik 2D Lamongan Tuban Bojonegoro (Lamturo), di Command Center Pemkab Lamongan, Kamis (3/9). Melibatkan PT Pertamnina EP dan PT BGP Indonesia, melalui kegiatan eksplorasi tersebut, diharapkan mampu meningkatkan produksi migas dengan menemukan sumber daya dan cadangan migas yang baru, serta memastikan keberlanjutannya di Kabupaten Lamongan.
Survei seismik sendiri merupakan metode eksplorasi geofisika untuk memetakan struktur dan lapisan batuan di bawah permukaan bumi menggunakan gelombang suara atau getaran. Kegiatan eksplorasi tersebut direncanakan berlangsung selama kurang lebih 5 bulan, di 19 kecamatan di Kabupaten Lamongan, dengan mengedepankan faktor keamanan dan kenyamanan masyarakat, serta ekosistem di sekitarnya.
Melalui tahapan eksplorasi, diharapkan akan didapatkan data-data baru, untuk mengidentifikasi ketersediaan potensi migas, sebelum nantinya berlanjut hingga proses pengeboran migas yang bisa berlangsung pada 2 hingga 3 tahun ke depan.
Disampaikan oleh Bupati Yes, rencana ini menjadi salah satu strategi dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah. Beliau berharap, akan ada sumber daya migas di Lamongan yang bisa dimanfaatkan, sehingga berdampak kepada kepentingan bersama termasuk kesejahteraan masyarakat.
"Saat ini kami tengah berupaya untuk meningkatkan PAD Lamongan hingga 1 triliun. Menindaklanjuti rencana ini, Pemkab Lamongan akan siap untuk berkolaborasi termasuk memberikan dukungan, membantu sosialisasi kepada masyarakat, hingga terkait urusan perizinan, dengan harapan mampu memberikan manfaat secara luas," ucap Bupati Yes.




